![]() |
| Bupati Bogor Rudy Susmanto melaksanakan audensi bersama pihak Dirjen Perumahan Perkotaan dan Pejabat Paspampres |
Cibinong | Bupati Bogor Rudy Susmanto menggelar audiensi bersama Dirjen Perumahan Perkotaan dan pejabat Paspampres guna membahas pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Ruang Soekarno-Hatta, Rabu (07/01/2026).
Selain itu, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi Rusun Paspampres di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rudy menyatakan dukungannya terhadap pembangunan rumah dinas prajurit Paspampres.
“Saat negara membutuhkan, baik pemerintah daerah maupun pusat harus bersinergi tanpa memperhitungkan untung atau rugi. Apabila Paspampres membutuhkan rumah dinas, kami siap memfasilitasi dan memproses tahapan administrasinya dengan cepat,” ujar Bupati.
Bupati Rudy menjelaskan, Pemkab Bogor akan menyerahkan lahan milik pemerintah daerah kepada pemerintah pusat yang berlokasi di sebelah Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Proses serah terima Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) sedang diselesaikan, termasuk pembatalan DED pembangunan gelanggang olahraga yang sebelumnya direncanakan di lokasi tersebut.
Menurutnya, Proses serah terima lahan seluas sekitar 1 hektar ini akan rampung paling lambat minggu depan, termasuk pemenuhan perizinan dan administrasi pendukung pembangunan Rusun.
"Kami, Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung penuh agar pembangunan Rusun Paspampres dapat segera terealisasi tanpa hambatan administratif,” ungkap Rudy.
Ia juga menekankan bahwa langkah ini bukan pengurangan aset daerah, melainkan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.
“Ini adalah bentuk perpanjangan tangan pemerintah pusat. Ketika pemerintah pusat meminta dukungan, kami akan memberikan yang terbaik,” imbuhnya.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati menyampaikan program pembangunan Rusun bagi Paspampres dan Kopassus menjadi prioritas pemerintah pusat untuk tahun 2026.
Ia menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk kesesuaian tata ruang dan persiapan lahan.
“Program ini merupakan bentuk perhatian khusus Pak Menteri untuk memastikan hunian yang layak bagi pasukan pengamanan Presiden. Saat ini, survei lokasi dan koordinasi teknis sedang dilakukan, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya. (**)

