Scroll untuk melanjutkan membaca

Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat

Pengambilan Sumpah/Janji Advokat oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung

Bandung | Sebanyak 350 orang lebih calon advokat dari berbagai organisasi mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat yang gelar di ruang sidang Kantor Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, pada Kamis (18/12/2025).

Kegiatan pengambilan Sumpah Advokat ini dibagi menjadi dua sesi. Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Prof. Dr. Syahlan, S.H., M.H.

Dalam kesempatan ini, 350 lebih calon advokat dari berbagai organisasi profesi resmi diambil sumpah dan janjinya.

Dalam paparannya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Prof. Dr. Syahlan menyampaikan bahwa sumpah advokat bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Jiwa raga saudara diabdikan untuk negara, maka jadilah advokat yang profesional, menjunjung tinggi integritas dan peduli terhadap masyarakat pencari keadilan, khususnya yang kurang mampu," terangnya.

Ia berpesan, para advokat harus bisa menjaga nama baik institusi peradilan, menjaga integritas dan mengedepankan profesionalitas dalam pelaksanaan tugasnya, 

"Saya berpesan, para advokat yang sudah di ambil sumpah dan janji, tolong kaga intregitas profesi dan nama baik institusi peradilan. Mungkin, secara finansial tidak menguntungkan, tapi dari sisi pahala dan pengabdian, itu nilainya sangat besar,” tuturnya.

Sekedar informasi, peran advokat sebagai salah satu pilar utama dalam sistem peradilan yang merdeka dan berkeadilan. Dalam menjalankan profesinya, seorang advokat tidak hanya terikat pada Undang-Undang Advokat, tetapi juga wajib mematuhi Kode Etik Advokat sebagai landasan moral dan profesional.

Tidak hanya itu, sumpah dan janji yang diucapkan advokat bukan sekadar formalitas, melainkan merupakan ikrar yang mengandung tanggung jawab luhur kepada Tuhan Yang Maha Esa, negara dan masyarakat guna menegakkan hukum, keadilan serta kebenaran dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas, serta profesionalisme.

Setelah di ambil sumpahnya, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji Advokat oleh para peserta yang disaksikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bandung dan ditutup dengan sosialisasi E-court.

Sementara itu, Anggara salah seorang peserta dari organisasi advokat (OA) Serikat Pengacara Indonesia (SPI) yang baru disumpah mengaku sangat bersyukur karena cita-cita yang di ingin dan diinginkannya menjadi advokat tercapai. 

Anggara menegaskan bahwa dirinya akan berkomitmen terhadap profesi dan menjaga nilai-nilai etika sumpah dan janji yang baru saja diucapkan untuk dijunjung tinggi.

"Saya mengucapkan rasa syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, keluarga, mentor dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan dan persiapan ujian, terina kasih untuk semuanya," imbuh Anggara.

Anggara juga menyatakan dedikasinya dalam profesi advokat akan dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme dan tanggung jawab. Termasuk kesiapannya untuk menjunjung tinggi kode etik advokat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya akan berkomitmen untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang kurang mampu. Saya juga berperan aktif dalam penegakan hukum dan keadilan, termasuk memberikan kontribusi positif bagi dunia hukum di Indonesia," tutupnya. (Gus)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat
  • Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat
  • Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat
  • Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat
  • Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat
  • Sebanyak 350 Orang Mengikuti Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah dan Janji Advokat
Posting Komentar
Tutup Iklan