Scroll untuk melanjutkan membaca

Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was


Cijeruk | Imbas ditutupnya jalan Batutulis Kota Bogor, mengakibatkan bus parawisata berukuran besar mengambil jalur alternatif yang aman dan dan lancar untuk menuju ke tempat pariwisata di Kota Bogor.


Jalur yang dijadikan dan dilewati bus-bus tersebut diantaranya melalui Caringin- Maseng - Cibadak - Cihideung hingga Pamoyanan.


Hampir setiap hari terlihat lalu lalang bus besar yang membawa penumpang para wisatawan ini melewati jalur alternatif tersebut.


Dengan sering dan banyaknya bus pariwisata melintas di jalur itu, membuat  kekhawatiran warga khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.


Menurut Cecep, salah seorang warga asal Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk, membenarkan jika sekarang banyak bus melintas ke jalan Cihideung.


"Ya, saat ini banyak bus besar terutama bus pariwisata sering melintas di jalan ini, bus-bus itu masuk melalui jalur Caringin, Maseng, Palasari yang mungkin tujuannya menuju tempat parawisata di Kota Bogor," ungkapnya.


Menurut Cecep, adanya lalu lalang bus pariwisata tidak sebanding dengan kondisi jalan yang lebarnya hanya sekitar 5 meter serta jalanan yang turun naik. Sehingga dikuatirkan akan berdampak pada terjadinya rawan kecelakaan.


"Jadi karena ga bisa masuk lewat Batutulis, makanya bus parawisata itu masuk jalur Caringin-Cihideung. Jujur, kami kuatir akan  dampak yang ditimbulkan nantinya, apalagi  lebar jalan mulai dari Cibadak, Cihideung hingga Palasari kurang lebih hanya 5 meter, terus banyak tanjakan dan turunan yang agak curam, ini yang jadi kami kekuatiran kami takut terjadinya kecelakaan," ujarnya.


Cecep menyatakan, selama ini sudah banyak truk ukuran kecil atau truk deisel yang mengalami kecelakaan akibat tidak kuat menanjak, seperti di tanjakan Nagrak, Kongsi dan Tanjakan Bantarkambing.


"Dijalur itu sering truk gagal menanjak akibat tanjakan terlalu panjang dan agak curam, akhirnya celaka, apalagi ini bus besar kami kuatir. Memang belum ada kecelakaan, tapi untuk mencegah dan sebelum terjadi, kami minta agar jajaran Lantas dan Dishub sektor setempat menindak tegas bus tersebut sebelum ada kejadian kecelakaan," harapnya.


Diterangkannya, tindakan tegas ini perlu dilakukan oleh pihak terkait sebelum menelan korban jiwa akibat kecelakaan, karena selain jalanya banyak yang curam juga banyak anak sekolah di sepanjang jalan tersebut.


"Ngeri aja ngeliatnya kadang bukan 2 atau 3 bus, tapi sampai ada 4 hingga 6 bus beriringan. Intinya, saya berharap, ada tindakan tegas dari para penegak hukum terkait, lebih baik mencegah sebelum kejadian," pungkasnya. (Gus)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was
  • Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was
  • Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was
  • Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was
  • Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was
  • Bus Besar Masuk Jalur Alternatif Maseng-Cihideng Bikin Warga Ciijeruk Was-Was
Posting Komentar
Tutup Iklan