Pemkot Bogor Apresiasi Baznas RI, Dorong Pengentasan Kemiskinan Lewat Ekonomi Produktif
Kota Bogor | Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Baznas Kota Bogor atas komitmennya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Jaenal Mutaqin, saat menghadiri peluncuran program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas Baznas RI di Kota Bogor, Jumat 5 Juni 2026.
Jaenal menilai program yang dijalankan Baznas merupakan langkah strategis karena tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha produktif yang berkelanjutan.
Menurutnya, pendekatan pemberdayaan seperti ini menjadi model yang efektif dalam upaya menekan angka kemiskinan karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang secara mandiri.
“Pemerintah Kota Bogor tentu mengucapkan terima kasih kepada Baznas RI dan Baznas Kota Bogor yang selama ini konsisten membantu program pengentasan kemiskinan dan sosial. Sasaran program ini jelas, yakni para mustahik atau warga Kota Bogor yang membutuhkan sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku,” ujar Jaenal.
Ia menilai bahwa program yang dijalankan Baznas saat ini merupakan terobosan penting karena menyasar sektor usaha produktif seperti bengkel, UMKM, hingga warung kelontong yang memiliki potensi berkembang.
“Program yang saya lihat hari ini cukup menarik. Ini bukan sekadar memberi bantuan sekali lalu selesai, tetapi program yang bisa berkembang, berkelanjutan, dan meluas manfaatnya,” katanya.
Jaenal menjelaskan, penguatan ekonomi melalui usaha produktif memiliki efek berganda bagi masyarakat. Ketika sebuah usaha berkembang, maka kebutuhan tenaga kerja juga akan meningkat, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga lingkungan sekitar.
“Ketika usaha seperti bengkel berkembang, tentu mereka akan membutuhkan tenaga kerja tambahan. Artinya, program ini bukan hanya membantu satu keluarga, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru,” jelasnya.
Ia berharap program Baznas dapat menjadi contoh bagi perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menjalankan program Corporate
"Ke depan program sosial perlu lebih banyak diarahkan pada sektor produktif yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat," jelasnya. (Imas)


Posting Komentar