Polsek Ciomas Berhasil Amankan 33 Ribu Butir Obat Keras Golongan G Diwilayah Laladon
![]() |
| Kapolsek Ciomas, AKP. Hendra Kurnia bersama anggotanya tengah memperlihatkan sejumlah barang bukti obat Golongan G hasil sitaan dari pengedar/penjual obat tanpa izin edar diwilayah Laladon |
Ciomas | Jajaran Polsek Ciomas berhasil mengamankan ribuan obat keras tertentu (OKT) yakni obat golongan G jenis tramadol dan heximer yang diduga akan diedarkan secara bebas di kawasan belakang Pasar Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Minggu (17/5/2026).
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan dan informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di area belakang Pasar Laladon yang diduga menjadi lokasi transaksi obat keras ilegal.
Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Ciomas langsung melakukan pengecekan dan pemantauan di lokasi.
Kapolsek Ciomas AKP. Hendra Kurnia menjelaskan, pengungkapan tersebut dilakukan saat Pawas Polsek Ciomas yang juga Kanit Lantas, AKP Arief Sarkoni, melaksanakan pengecekan di wilayah Pasar Laladon sekitar pukul 14.45 WIB menggunakan kendaraan roda dua.
Menurutnya, AKP Arief Sarkoni kemudian naik ke lantai dua Pasar Laladon untuk memantau aktivitas di lokasi sambil merekam menggunakan telepon genggam.
“Pada saat melintas di belakang Pasar Laladon, anggota melihat aktivitas masyarakat terutama anak-anak muda yang hilir mudik menuju sebuah lapak beratapkan plastik. Karena merasa curiga, anggota kemudian melakukan pemantauan lebih lanjut,” kata AKP Hendra Kurnia dalam keterangnnya Senin (18/52026).
Namun, sambungnya, aksi pemantauan tersebut diketahui oleh beberapa orang yang berada di sekitar lokasi. Tidak lama kemudian, dua orang menghampiri AKP Arief Sarkoni di lantai dua pasar dan diduga berusaha merebut telepon genggam milik petugas.
Sempat terjadi pergumulan antara petugas dengan kedua orang tersebut, namun upaya perebutan telepon genggam gagal dilakukan oleh dua orang terabut.
“Meski sempat terjadi pergumulan, handphone anggota tidak berhasil direbut. Setelah itu kedua orang tersebut langsung turun menuju area belakang pasar,” tandas Kapolsek.
Saat situasi berlangsung, AKP Arief Sarkoni masih sempat melihat dua pemuda yang diduga sebagai penjual obat keras tersebut terburu-buru membereskan barang dagangannya.
Menyadari hal tersebut, AKP Arief bersama Bripka Asep langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penangkapan.
Namun saat hendak diamankan, kedua pemuda yang diduga pelaku penjualan obat keras ilegal tersebut memilih melarikan diri ke arah sungai dan berhasil kabur dari kejaran petugas.
"Namun meski para pelaku berhasil melarikan diri, petugas berhasil mengamankan ribuan butir obat keras tertentu yang ditinggalkan di lokasi," ungkapnya.
Saat ini seluruh barang bukti sudah dibawa ke Markas Polsek Ciomas guna pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil pengamanan tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa Tramadol strip sebanyak 350 butir,Tramadol dalam toples sebanyak 1.180 butir, Eximer strip sebanyak 950 butir,Eximer dalam toples sebanyak 820 butir dan uang tunai sebesar Rp100.500.
"Total keseluruhan obat daftar G yang berhasil diamankan mencapai 3.300 butir.Dan kami tegaskan bahwa peredaran obat keras tertentu tanpa izin merupakan tindakan melanggar hukum dan sangat berbahaya, khususnya bagi generasi muda," terang Kapolsek.
Obat jenis tramadol dan eximer diketahui kerap disalahgunakan karena dapat menimbulkan efek ketergantungan serta gangguan kesehatan apabila dikonsumsi tanpa pengawasan medis.
Pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga pengungkapan kasus tersebut dapat dilakukan.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika maupun obat keras ilegal di lingkungannya.
Saat ini, jajaran Polres Bogor bersama Polsek Ciomas masih melakukan pengembangan dan penyelidikan guna memburu para pelaku yang melarikan diri serta mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Bogor. (Gus)


Posting Komentar