Scroll untuk melanjutkan membaca

Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim (kiri) saat membuka bimbingan manasik haji asal Kota Bogor

Kota Bogor | Wali Kota Dedie A. Rachim, resmi membuka kegiatan bimbingan manasik haji bagi calon jamaah asal Kota Bogor yang digelar di Masjid Agung Kota Bogor, pada Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menegaskan bahwa kesiapan kesehatan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh seluruh jamaah menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

“Yang pasti saya berpesan siapkan kesehatan. Jaga kesehatan, jangan sampai mengorbankan kesehatan untuk kegiatan yang tidak produktif, karena persiapan dan proses pelaksanaan haji ini harus dimulai dari sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, pada tahun 2026, sebanyak 774 jamaah haji asal Kota Bogor dipastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji. 

"Jumlah pendaftar haji di Kota Bogor hingga saat ini telah mencapai sekitar 26.000 orang, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berhaji," ungkapnya.

Dedie Rachim menyebutkan bahwa pelaksanaan manasik haji tahun ini dilakukan secara terbatas, hanya satu kali, seiring dengan keterbatasan kuota keberangkatan.

“Harapannya ke depan kuota haji bisa terus bertambah, sehingga waktu tunggu jamaah tidak terlalu lama,” tambahnya.

Selain kesehatan, Dedie juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, ketertiban serta kebersihan selama menjalankan ibadah haji. 

Ia juga meminta para jamaah untuk fokus beribadah dan tidak terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan.

"Saya turut mendoakan agar seluruh jamaah haji asal Kota Bogor dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur," imbuh Dedie.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Indra Hermawan, mengungkapkan adanya kebijakan baru dalam pelaksanaan haji tahun ini.

Menurutnya, setiap jamaah haji diwajibkan memiliki BPJS Kesehatan yang aktif, sebagai bagian dari penguatan aspek kesehatan jamaah.

“Dalam manasik ini, salah satu narasumber berasal dari BPJS Kesehatan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya perlindungan kesehatan bagi jamaah haji tahun 2026,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Arab Saudi akan menerapkan aturan kesehatan yang ketat bagi seluruh jamaah haji, termasuk jamaah dari Indonesia.

“Nantinya di Bandara Madinah dan Jeddah akan ada pemeriksaan kesehatan secara sampel, meliputi penyakit jantung, ginjal, saraf, dan lainnya,” terang Indra.

Indra Hermawan berharap para jamaah dapat memanfaatkan kegiatan manasik haji ini dengan sebaik-baiknya, mengingat kesempatan untuk berangkat haji !saat ini sangat terbatas.

"Saya berharap para jamaah haji bisa mempersiapkan diri yang matang, baik dari sisi kesehatan maupun lainnya," jelasnya. (Imas)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini
  • Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini
  • Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini
  • Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini
  • Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini
  • Jamaah Haji Asal Kota Bogor Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Wali Kota Bogor Desie A. Rachim Berpesan Ini
Posting Komentar
Tutup Iklan