![]() |
| Wakil Ketua Umum DPP PSI Bro Ron (tengah) bersama mantan kader dan pengurus NasDem |
Bogor | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) 3 menerima kunjungan sejumlah mantan kader dan pengurus Partai NasDem tingkat kecamatan di Kantor DPC PSI yang berlokasi di Ruko Victoria, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (04/02/2025).
Kunjungan tersebut menjadi momentum resmi bergabungnya mantan kader NasDem dari tujuh kecamatan di Kabupaten Bogor ke PSI.
Dalam pertemuan tersebut, para mantan kader menyatakan sikap politik untuk berlabuh dan berjuang bersama PSI secara ikhlas dan kolektif.
Prosesi penerimaan turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum DPP PSI Bro Ron, Ketua DPP Tanggap Bencana PSI Jepri, S.IP, serta Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina.
Kehadiran jajaran pimpinan pusat dan daerah ini menandai keseriusan PSI dalam memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.
Bro Ron menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan komitmen para mantan kader NasDem yang bergabung.
Ia menegaskan bahwa PSI terbuka bagi siapa pun yang memiliki kesamaan visi perjuangan dan siap bekerja nyata untuk masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan ketulusan rekan-rekan yang hari ini bergabung. PSI membutuhkan energi baru untuk membantu membesarkan partai, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujar Bro Ron.
Dalam pernyataannya, mantan kader Partai NasDem menyampaikan keputusan bergabung ke PSI didasari oleh kesamaan nilai perjuangan, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, pluralisme, serta peran strategis pemuda Indonesia dalam pembangunan bangsa.
“PSI memiliki arah perjuangan yang jelas, yaitu berdaulat dalam politik, berdikari di ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai tersebut sejalan dengan Trilogi PSI: menebar kebajikan, merawat keragaman, dan meneguhkan solidaritas,” terang salah satu narasumber.
Sementara itu, mantan Ketua DPC NasDem Kecamatan Ciomas, Muhtar, mengungkapkan bahwa faktor kesamaan patron dan arah politik nasional juga menjadi pertimbangan utama kepindahan mereka ke PSI.
“Kami melihat adanya kesamaan garis perjuangan, yaitu satu komando dengan Presiden Joko Widodo. Karena itu, kami memilih bergabung dan bersama-sama membantu membesarkan PSI di Kabupaten Bogor,” kata Muhtar.
Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina menegaskan bahwa bergabungnya mantan kader lintas kecamatan ini akan memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Ia berharap sinergi kader lama dan baru dapat mempercepat kerja-kerja politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Para mantan kader NasDem yang kini resmi menjadi bagian dari PSI juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan peran sebagai kader partai secara disiplin dan bertanggung jawab.
“Ke depan kami berkomitmen menjadi kader yang baik, mengikuti instruksi partai, serta patuh pada AD/ART yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat PSI,” tegas perwakilan mantan kader.
Dengan bergabungnya mantan pengurus dan kader NasDem dari tujuh kecamatan ini, PSI Kabupaten Bogor optimistis dapat memperkuat konsolidasi internal, memperluas basis dukungan, serta meningkatkan peran politik partai di daerah. (**)

