![]() |
| Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP, M. Hasani |
Ciampea | Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Hasani mengatakan bahwa proses pembangunan SMP di Kecamatan Ciampea sedang dalam tahap penetapan lokasi dan desain.
Hal tersebut dikatakan saat melaksanakan reses masa sidang II tahun 2025-2026 di aula kantor Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor pada Selasa (10/2/2026).
"Lokasi sudah ditetapkan, tinggal penetapan feasibility study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) sudah ada, tinggal fisik konstruksinya," kata Hasani.
Hasani juga menyebutkan bahwa tanah untuk pembangunan SMP sudah tersedia, sehingga tidak perlu membeli lagi.
"Tanah sudah ada, pemerintah tidak perlu beli. Satu koma dua hektar rata, tinggal nunggu penetapan lokasi dari Dinas Pendidikan," tambahnya.
Disisi lain, terkait infrastruktur khusunya mengenai pembangunan jalan Bojong Rangkas yang belum selesai tengaj menjadi perhatiannya.
"Jalan Bojong Rangkas saat ini sudah enam bulan belum beres-beres. Itu jalan utama menuju akses Kecamatan Pamijahan, Desa Cibening, Segog. Jadi, tidak bisa ditunda lagi," ujarnya.
Hasani menyebutkan ada masalah dengan pengerjaan jalan tersebut, yaitu terjadinya longsor yang menambah biaya pengerjaan.
"Nilai kontrak awalnya satu koma tujuh milyar, tapi karena ada bencana longsor, biaya pengerjaan menjadi lebih besar," tambahnya.
Hasani juga membahas tentang tambang di Kabupaten Bogor, yang saat ini sedang dalam proses evaluasi.
"Saat ini, 33 perusahaan tambang sedang dikaji. Sepuluh di antaranya sudah dievaluasi, tapi belum ada keputusan dari gubernur,"
Hasani berharap masalah jalan dan tambang dapat segera diselesaikan sebelum lebaran.
"Harapan saya, sebelum lebaran, masalah jalan dan tambang dapat segera diselesaikan," tutupnya. (Imas)

