Scroll untuk melanjutkan membaca

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat

Sejumlah tim relawan Kecamatan Cijeruk sedang melakukan pendataan rumah warga korban bencana alam

Cijeruk | Dalam sepekan 7 rumah di wilayah  Kecamatan Cijeruk, rusak berat akibat hujan deras di sertai angin kencang.

Selain itu, hujan dengan insentinitas tinggi yang mengguyur selama beberapa hari ini juga telah menyebabkan longsor, sehingga aliran air dan aktifitas warga petani sawah, kebun terhenti.

Adanya peristiwa ini membuat relawan PMI, bersama relawan bencana, Satpol PP Kecamatan Cijeruk, langsung bergerak untuk mendata korban bencana alam.

Menurut Ketua Bidang Relawan pengurus PMI Kabupaten Bogor, Suganda dampak dari insentisitas hujan yang tinggi selama sepekan ini mengakibatkan sejumlah rumah ambruk, diantaranya 3  rumah di Desa Cipelang, 1 rumah di Desa Cibalung, 1 rumah di Desa Warung Menteng dan 2 rumah di Desa Sukaharja.

"Selain rumah yang ambruk ada juga rumah yang terdampak longsor, yaitu di Desa Tanjungsari dan Cipelang. Lonsor juga terjadi di daerah perbukitan, dengan panjang 70 meter, ketinggian 250 meter, lokasinya di Blok Picung Celeng tepatnya di Desa Cijeruk," kata Suganda.

Ia menegaskan, setelah dilakukan pendataa  dan di laporkan ke pimpinan atau dinas terkait korban bencana alam akan mendapat bantuan baik dari PMI, Dinsos, BAZ dan  DKPP Kabupaten Bogor.

"Agar data ini lengkap dan akurat kami dari PMI Kecamatan Cijeruk bersama Satpol PP dan juga relawan bencana berkeliling desa untuk mendata kerugiannya. Meskipun dalam bencana ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja," ungkapnya.

Suganda menerangkan, sesuai intruksi dari PMI Kabupaten Bogor, saat ini seluruh relawan PMI bekerja sama dengan Kencana, Destana dan Satpol PP agar siaga bencana alam. Hal ini karena diperkiraka  hujan akan terus mengguyur wilayah Kabupaten Bogor.

"Kami diintruksikan untuk tetap siaga penuh dan melaporkan setiap kejadian bencana, baik kecil maupun besar, dan data yang harus kami laporkan akan ditindak lanjuti oleh pimpinan kami," tuturnya.

Sementara, ketua tim Kecamatan Siaga Bencana(Kencana) Kecamatan Cijeruk H.M Farullah langsung menyiagakan para relawan bencana, termasuk relawan bencana tingkat desa atau Destana, karena dalam beberapa hari ini kejadian bencana telah terjadi diwilayah Kecamatan Cijeruk.

"Ya tim kencana sudah siaga dari beberapa titik dan siap merespon apabila ada bencana, seperti kejadian kemarin (Kamis 22/01) dapur warga di Desa Tanjungsari roboh, akibat longsor dan hari ini pohon roboh di wilayah Desa Cipelang, tapi semua telah kita atasi," ujarnya.

Tim kencana Kecamatan Cijeruk dari berbagai unsur, baik dari pemerintah Kecamatan, OKP dan lembaga desa, telah disiagakan, sehingga apabila ada laporan bencana langsung sigap menuju lokasi.

"Kita siaga suapaya jika ada laporan dari masyarakat adanya bencana, kami akan langsung menuju ke titik lokasi, untuk membantu evakuasi matrial longsoran, kemudian tim akan membuat laporan ke tingkat Kabupaten Bogor untuk menunggu laporan selanjutnya dari pimpinan kami," paparnya. (Gus)

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin Kencang Sebabkan 7 Rumah Warga Di Cijeruk Rusak Berat
Posting Komentar
Tutup Iklan