Bogor Hijau Lestari, Wabup Ade Ruhandi Canangkan Program Pananaman Pohon Dipekarangan Rumah
Bogor | Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi menyatakan menanam pohon merupakan tindakan yang bisa membantu mengurangi polusi udara dan menghijaukan bumi.
Hal ini ditegaskannya saat melakukan penanaman pohon jenis Durian Black Thorn di salah satu pekarangan rumah milik Inggit salah satu tokoh masyarakat di Desa Gadog, Kecamatan Ciawi,Kabupaten Bogor.
Menurutnya, penanaman pohon tidak hanya dilakukan di hutan, namun bisa dilaksanakan di sejumlah area atau pekarangan rumah warga.
"Akan lebih baik apabila warganya memiliki lahan yang cukup luas di sekitar rumah, maka tidak ada salahnya untuk menanam pohon di rumah," ungkap Jaro Ade sapaan akrabnya, Senin (22/6/2026).
Ia menerangkan, selain bisa menambah keindahan pekarangan rumah kamu, ada banyak manfaat menanam pohon yang bisa diapatkan, baik untuk kesehatan, lingkungan dan juga kualitas udara.
"Salah satu manfaatnya bisa membuat rumah terasa sejuk dan teduh secara alami. Kemudian, adanya pohon juga bisa menghalangi sinar matahari berlebih dan panas untuk masuk ke rumah, artinya akan memberikan manfaat tambahan," ujarnya.
Ia menyatakan, pihaknya juga bakal mencanagkan program penanaman pohon di setiap pekarangan rumah. Pencanangan ini sebagai upaya pelestarian lingkungan, terutama melalui program penanaman pohon yang konsisten dan berkelanjutan.
"Ya, kami berencana mencanangkan penanaman pohon di masing-masih pekarangan rumah warga bagi yang memiliki lahannya. Hal ini untuk membangun Bogor kembali hijau dan lestari," terang Jaro Ade.
Sementara, Kepala Desa Gadog Dedi Junaedi mengapresiasi dan mendukung penuh rencana Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade mengenai pencanangan penanaman pohon di area pekarangan rumah.
"Kami sangat mendukung sekali apa yang di rwncanakan bapak Jaro Ade. Apalagi penanaman pohon bukan sekadar tindakan fisik, tetapi sebuah investasi jangka panjang dalam keberlanjutan alam dan masa depan generasi mendatang," imbuhnya.
Dengan menanam pohon di pekarangan rumah, selain bisa tumbuh dengan baik juga dapat langsung memberi ketenangan. Sebaba bisa mampu meredam kebisingan yang mengganggu.
"Pastinya akan membuat rumah terasa jauh lebih tenang dan damai. Banyak orang yang sudah menanam pohon di rumah mereka mengaku lebih bisa menikmati pekarangan. Sebab mereka bisa menghabiskan waktu di sana tanpa gangguan dan kebisingan jalanan," katanya.
Dilokasi sama, salah satu tokoh setempat, Inggit mengungkapkan bahwa jika menanam pohon di pekarangan rumah memberikan manfaat nyata untuk lingkungan dan keluarga.
Keberadaannya juga berfungsi sebagai pendingin alami yang menyejukkan area hunian, menyaring polusi udara, serta mencegah risiko banjir atau genangan dengan menyerap air hujan langsung ke dalam tanah.
"Intinya, kalau pekarangan rumah ditanam pohon bisa menjadi lumbung hidup. Bahkan, dapat menanam tanaman obat, sayuran, atau buah-buahan yang hasilnya bisa dikonsumsi langsung oleh keluarga. Mudah-mudahan dengan menanam pohon Durian Black Thorn pemberian Sinas Linhkungan Hidup (DLH) ini jadi awal yang baik untuk warga lainnya," sebut Inggit.
Disisi lain, perwakilan UPT Dinas Perhubungan wilayah Ciawi, Ade Sutisna menegaskan jika batang pohon berfungsi sebagai peredam suara alami, sehingga lingkungan rumah terasa lebih tenang meskipun berada di area padat atau dekat jalan.
Selain itu, rumah yang dikelilingi pepohonan akan terlihat lebih asri, terawat dan memiliki nilai estetika yang lebih tinggi. Termasuk mampu berinteraksi dengan alam dimana tanaman hijau diyakini dapat meredakan stres serta meningkatkan suasana hati.
"Pekarangan yang asri menjadi habitat alami bagi berbagai satwa kecil, seperti burung dan kupu-kupu, yang menjaga keseimbangan lingkungan. Nah, lebih pentingnya manfaat penanaman pohon berperan penting dalam menyerap karbon dioksida (CO2) dari udara, membantu mengurangi dampak gas rumah kaca dan mitigasi perubahan iklim," tutupnya. (Gus)


Posting Komentar